PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan atau Public Expose tahun 2025 di Modern Golf and Country Club, Tangerang, Jumat (12/12). Event tersebut dihadiri jajaran direksi, komisaris, manajemen perseroan, para pemegang saham, investor, dan publik.
“Perekonomian Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan ketahanan yang kuat, meski pun menghadapi ketidakpastian global,” ungkap Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk, William Honoris.
Ditambahkan, pemerintah juga terus mendorong sektor properti melalui berbagai kebijakan termasuk perpanjangan insentif PPN DTP untuk rumah hingga Rp5 miliar dan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Berbagai kebijakan itu diharapkan menjadi katalis positif bagi industri properti nasional.
Komisaris Utama PT Modernland Realty Tbk, Dharma Mitra, menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari prinsip keberlanjutan. Perseroan telah membentuk Departemen HSE untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, emiten properti tersebut juga telah meresmikan Yayasan Modernland Bhakti Nusantara yang berfokus pada kontribusi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Dari sisi tata kelola, Modernland Realty melaksanakan Corporate Governance Assessment bekerja sama dengan pihak independen, serta memperkuat kolaborasi dengan konsultan global yang mengacu pada standar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan IFC Performance Standards.
Jadi Andalan
Direktur PT Modernland Realty Tbk, Fetrizal Bobby Heryunda , menyampaikan bahwa hingga kuartal III-2025 perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp703,43 miliar, atau turun 1,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba usaha meningkat signifikan menjadi Rp731,61 miliar, atau naik 834,13% dibandingkan laba usaha kuartal III-2024 sebesar Rp78,32 miliar.
“Terutama didorong oleh pertumbuhan pada segmen kawasan industri” ungkapnya.
Direktur PT Modernland Realty Tbk, Pascall Wilson melaporkan hingga kuartal III-2025 kawasan industri ModernCikande mencatatkan net sales sebesar Rp575 miliar, meningkat 629% dibandingkan Rp78,93 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan terutama berasal dari permintaan sektor machinery & equipment (38%), textile & garment (21%), dan pharmaceutical (17%), dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok.
Perseroan saat ini tengah mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektar dengan konsep smart-eco industrial park , dan akan melanjutkan ke Phase 8 seluas 1.000 hektar yang berfokus pada industri berteknologi tinggi, industri halal, serta pusat logistik berskala regional. (Rinaldi)